Koleksi Fesyen Berkelanjutan Tities Sapoetra x Avgal di Panggung JF3 2022

Putu Elmira

Liputan6.com, Jakarta – Desainer Tities Sapoetra mempersembahkan koleksi bertajuk “Sisa” di panggung Jakarta Fashion and Food Festival atau JF3 2022. Koleksi kolaborasi dengan jenama busana lokal Avgal ini dipresentasikan pada Jumat, 2 September 2022.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, koleksi yang mengusung konsep fesyen berkelanjutan ini bermula dari keprihatinan desainer pemilik dua jenama busana, yakni Tities Sapoetra dan TS the Label tersebut dengan kondisi sepanjang masa pandemi Covid-19. Tak sedikit perusahaan yang gulung tikar kala itu.

“Untuk bebas dan kembali menjadi seperti sedia kala, kita harus bersatu. Bergandengan tangan. Alih-alih bersaing lebih baik kita bekerja sama, saling dukung. Local supports local,” kata Tities Sapoetra.

Maka dari itu, Tities Sapoetra menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Kolaborasi dengan Avgal jadi sinergi pertamanya dengan label busana lain.

“Semoga langkah ini menginspirasi yang lain untuk melakukan hal sama,” tambah perancang busana yang juga sebagai pembawa acara, aktor, pemain variety show TV, dan pemain sinetron ini.

Tities menggaet Avhal setelah mengamati sepak terjang jenama tersebut. Mereka berkreasi bersama dan mencipta sesuatu yang baru sebagai karya kolaborasi.

Tities Sapoetra melihat banyak sisa kain berberaian saat mengamati tempat produksi Avgal. Hal ini pula yang menggerakkan Tities untuk memanfaatkan sisa-sisa bahan itu menjadi busana. Terkait gagasan tersebut, pihak Avgal menyambut baik niat Tities.

Berkelanjutan

Kolaborasi Tities Sapoetra x Avgal menyuguhkan koleksi bertajuk “Sisa” yang merupakan cerminan dari fesyen berkelanjutan di JF3 2022. (dok. JF3)

“Kami menerapkan zerowaste dan mendukung sustainablly fashion yang setidaknya telah dimulai dari diri kami sendiri,” kata Tities yang lantas menggagas ide untuk menggabungkan karakter Tities-Avgal.

Sementara, Creative Director Avgal Evelyn Julia turut menjelaskan kolaborasi yang terjalin dengan Tities. “Ketika ajakan Tities datang, kami mereka-reka akan seperti apa garis desain kami yang bold and versatile di tangan Tities. Kemudian menjadi semakin excited saat mulai menggarapnya,” katanya.

Fashion Director Avgal Lisa Fong mengatakan saat Avgal lahir, pihaknya ingin membuat perempuan Indonesia tampil lebih modis tanpa harus merogoh kantong dalam-dalam. “Kami mulai dari menciptakan keinginan Avgal Squad, sebutan untuk clientèles kami. Lalu, bertahap menggiring selera klien pada signature style Avgal,” tambahnya.

Sementara, koleksi “Sisa” menyuguhkan 30 set koleksi, termasuk lima set busana untuk pria muda. Set busana ini kental memunculkan dua sisi karakter busana Tities Sapoetra yang riuh elemen dengan Avgal yang tegas dan adaptif.

Siluet hingga Karakter

Tersaji pula di panggung karakter berlawanan, seperti keras-lembut, dan ramai-tenang sebagai karakter yang berseberangan dalam satu irama. Model-model berbalut berbagai potongan dan siluet yang mencampuradukkan kedua sifat yang mewujud dalam satu look, seperti terusan berpotongan lurus berpadanan dengan outer boxy extra large.

Sedangkan karakter yang senada langsung masuk menjadi satu harmoni, seperti rok panjang dengan ruffles khas Tities Sapoetra hadir dalam warna cemerlang shocking pink Avgal. Tities banyak bermain-main menorehkan langsung gagasannya di atas busana Avgal.

Sebut saja celana panjang Avgal muncul menjadi celana 7/8 dengan belahan celana di bagian depan. Lalu, tersisip pula signature style masing-masing jenama Tities dengan labyrinth yang tersebar acak pada busana serta Avgal dengan garis busana yang bold and versatile.

Meski dengan rentang palet warna yang lebar, harmonisasi warna tetap terasa apik ketika pink berpadu seru dengan cokelat, biru, dan abu-abu, ungu. Sisa potongan kain berukuran kecil tak ayal mendapat penanganan yang khusus.

Serpihan Bahan

Serpihan bahan disebarkan ke antara dua lembar bahan tembus pandang kemudian dijahit tindas hingga membentuk lembar bahan baru yang menjadi material dasar pembuat baju. Dari pembahanan sisa bahan ini tercipta atasan, rok, hingga potongan yang hanya dipakai sebagai elemen busana. Jenama lokal lain seperti sepatu dari Ricosta dan lebih dari 20 set aksesori The Theme diciptakan khusus untuk melengkapi dan menyempurnakan presentasi koleksi “Sisa”.

Sementara, JF3 2022 diselenggarakan pada 1–11 September 2022 di Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta. Gelaran ini menyuguhkan beberapa acara, seperti Fashion Festival, yakni rangkaian fashion show dari desainer dan jenama ternama di Indonesia pada 1–6 September 2022 dan berlokasi di di JF3 Fashion Tent, La Piazza Summarecon Kelapa Gading, Jakarta.

Kemudian ada pula Fashion Village, pameran UMKM, brand lokal, dan pelaku mode yang bertempat di Summarecon Mall Kelapa Gading 3 mulai 1–11 September 2022. Gelaran ini menghadirkan ragam produk bernuansa budaya yang telah terkurasi, dan wastra nusantara seperti kain batik dan tenun.

Fashion Village yang diikuti oleh 51 tenant ini juga dilengkapi dengan ragam instalasi yang memberikan informasi pentingnya fesyen berkelanjutan. Selain itu, gerakan sustainability ini juga secara aktif akan diikuti dan diterapkan oleh seluruh peserta pameran.

(Sumber: www.liputan6.com)

Berita 4 September 2022